Analisis Perbedaan Tarif Riil Rumah Sakit Dengan Tarif Klaim INA-CBG Pasien BPJS Di Ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Dr. (H.C) Ir. Soekarno
Analysis Of The Difference In Real Hospital Rates WITH INA-CBG Claim Rates For BPJS Patients In THE ICU OF Dr. (H.C) Ir. Soekarno Regional General Hospital
DOI:
https://doi.org/10.54877/ijhim.v4i2.178Keywords:
BPJS Kesehatan, actual tariff, INA-CBG tariff, tariff difference.Abstract
Abstract
The payment for healthcare services in the National Health Insurance Program (Jaminan Kesehatan Nasional or JKN) conducted by the Health Social Security Agency (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan or BPJS Kesehatan) to Advanced Referral Health Facilities (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan or FKRTL) uses the Indonesian Case Base Groups (INA-CBG) system. Based on the documentation study results in August 2023, the actual cost of the Intensive Care Unit (ICU) at the Dr. (H.C) Ir. Soekarno Regional General Hospital amounted to Rp. 478,713,649.00, while the INA-CBG claim tariff was Rp. 331,851,200.00. This indicates a negative difference of Rp. 146,862,449.00. The objective of this research is to determine the difference between the actual hospital tariff and the INA-CBG claim tariff for BPJS patients in the ICU at Dr. (H.C) Ir. Soekarno Regional General Hospital. The research method is quantitative, using analytical observational study design. The research results show a p-value of 0.019 < 0.05, indicating a difference between the actual hospital tariff and the INA-CBG claim tariff for BPJS patients in the ICU at Dr. (H.C) Ir. Soekarno Regional General Hospital. Conclutions: there are 65 patients with a negative difference (INA-CBG tariff < actual hospital tariff) and 45 patients with a positive difference (INA-CBG tariff > actual hospital tariff), totaling 110 patients. The difference between the actual hospital tariff and the INA-CBG tariff is Rp 1,213,895,735.00.
References
Amalia, R. 2020. Analisis Peneran Indonesian Case Based Groups (INA-CBGs) Dalam Pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Di Rumah Sakit Kabupaten Pelalawan. Pekbis Jurnal Vol. 12 No. 2 106-116
Depkes RI Dirjen Pelayanan Medik. 2005. “Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia”. Revisi 1. Jakarta: Departemen Kesehatan RI Direktorat Jendral Pelayanan Medik.
Damara, A.Y.,Sari,F.E, Samino,Sari,N. 2020. Perbedaan Tarif Rumah Sakit dan Tarif INA-CBGs RSUD Ryacudu Kotabumi. International Journal of Health and Medical Vol 2 No. 3. Diunduh dari http://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/132
September 2023 pukul 16.04.
Edya, Fika. 2017. Analisis Perbandingan Tarif Ina-Cbg’s Dengan Tarif Rumah Sakit Dan Cost Recovery Rate Pasien Rawat Inap Peserta Bpjs Kesehatan. [Tesis]. Padang: Program Studi Magister Akuntansi Program Magister dan Doktor Fakultas Ekonomi Universitas Andalas.
Hakim, N. 2022. Analisis Perbedaan Biaya Riil Dengan Biaya Tarif INA-CBG’S dan Faktor Yang Mempengaruhinya Untuk Penyakit Demam Thypoid Pada Era Jaminan Kesehatan Nasional Di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.[Skripsi]. Semarang: Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung.
Hanum,F.,Wahyuni,S.,Saputa,I. 2019. Komparasi Biaya Riil Rumah Sakit dengan Tarif INACBGs pada Penderita Thalasemia di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2018. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika Vol. 2 No 3.
Hardani,dkk. 2020. Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Hosizah, Sugiarsi,S. 2020. Teknik Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Bidang Rekam Medis & Manajemen Informasi Kesehatan. Karanganyar: Aptirmik.
Indriani, L., Nasution, A., Yusmainita. 2017. Evaluasi Cost of Illness Pasien di High Care Unit Instalasi Gawat Darurat dan di Intensive Care Unit RSUP H. Adam Malik Medan. Diunduh dari URL : http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/1338 pada 20 September 2023 16.35.
Lemeshow S, Hosmer J, Klar J, Lwanga S.K. 2010. Besar Sampel Penelitian kesehatan (Terjemahan). Yogyakarta: UGM Press.
Menteri Kesehatan RI. 2010. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1778/MENKES/SK/XII/2010 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Intensive Care Unit (ICU) Di Rumah Sakit. Jakarta: Menteri Kesehatan RI.
--------------- 2015. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2015. Tentang Pola Tarif Nasional. Jakarta: Menteri Kesehatan RI.
--------------2020. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta: Menteri Kesehatan RI.
--------------- 2021. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021 Tentang Pedoman Indonesian Case Based Groups (INA-CBG). Jakarta: Menteri Kesehatan RI.
---------------2023. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan. Jakarta: Menteri Kesehatan RI.
Nilansari, A.F, Yasin,N.M, Puspandari, D.A. 2021. Analisis tarif INA-CBG pasien Hypertensi Rawat Inap di RSUD Panembahan Senopati. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Vol. 10 No. 1 , hlm 22-29.
Pradnyantara, I. G. A. N. P. (2023). Analisis Selisih Biaya Antara Tarif riil Rumah Sakit Dengan Tarif INA-CBG Pada Kasus Sectio Caesarean Di Rumah Sakit Panti Nugroho. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan.
Presiden RI. 2011. Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Jakarta: Presiden RI.
---------------2018. Peraturan Presiden Republik Indonesia 82 tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan. Jakarta: Presiden RI.
--------------2023. Undang-Undang No 17 tahun 2023 Tentang Kesehatan. Jakarta: Presiden RI.
Pusparini,B.,Pratiwi,R.D. 2020. Perbedaan Tarif Klaim INA-CBG pada Penyakit Sistem Peredaran Darah. Diunduh dari URL: https://jmiki.aptirmik.or.id/jmiki/article/view/119 pada 20 September 2023 16.40.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tri Handayani Tri Handayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

