HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KETERAMPILAN CODER DALAM PENENTUAN KODE DIAGNOSIS DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA

Authors

  • andi prihantoro -

DOI:

https://doi.org/10.54877/ijhim.v3i3.151

Abstract

Faktor sumber daya manusia menjadi salah satu faktor mayor yang dapat mempengaruhi ketepatan kodifikasi klinis, coder adalah tenaga rekam medis sebagai seorang pemberi kode bertanggung jawab atas keakuratan kode dari suatu diagnosis yang sudah ditetapkan, coder dengan pengetahuan dan keterampilan yang baik menghasilkan kode yang baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan keterampilan coder dalam penetuan kode diagnosis di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Jenis penelitian observasional analitik. Besar sampel adalah coder RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang berjumlah 30 orang.cara pengumpulan data mengguankan kuesioner pengetahuan dan ketrampilan coder. Analisa data menggunakan Fisher Exact. Hasil penelitian ini ditemukan tingkat pengetahuan coder dalam penentuan kode diagnosis sebagian besar baik sebanyak 18 responden (60%) dan tingkat ketrampilan coder sebagian besar baiks ebanyak 20 responden (66.7%). Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dengan keterampilan coder dalam penentuan kode diagnosis Di RSUD Dr, Moewardi Surakarta dengan nilai p 0,045. Simpulan Seorang coder harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengkode diagnosis yang baik, memiliki kamampuan untuk membaca diagnosis dengan benar, mempunyai kemampuan untuk memahami terminologi medis

References

Abil Rudi. 2020. Pengaruh pengetahuan, sikap dan ketrampilan petugas pengisi dokumen rekam medis terhadap kualitas rekam medis rawat jalan di Puskesmas Tempunak. JUPERMIK Volume 3 Nomor 2. 95-103

Ali M. (2019). Faktor-faktor yang Berpengaruh pada Akurasi Kode diagnosis di Puskesmas Rawat Jalan Kota Malang Factors that Influence the Accuracy of Codefication in Outpatient Primary Health Cares in Malang. Jurnal Kedokteran Branwijaya, 20(2), 228–234.

Agustine, DM. 2017. Hubungan Ketepatan Terminologi Medis dengan Keakuratan Kode Diagnosis Rawat Jalan oleh Petugas Kesehatan di Puskesmas Bambanglipuro Bantul. Jurnal Kesehatan Vokasional. 2 (1). 113-121

Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi. Jakarta: PT. Rineka CiptaSiregar, S. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana

Depkes RI. 2006. Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit Indonesia. Jakarta

Gouw & Indawati. (2017). Tinjauan Kompetensi Koder dalam Penentuan Kode Penyakit dan Tindakan Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 5(1), 24–29.

Gouw, L. (2017). Tinjauan Kompetensi Koder dalam Penentuan Kode Penyakit dan Tindakan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati. Jurnal INOHIM, 5(1), 22–29.

Hatta, G. R. 2008. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan Di Saranan Pelayanan Kesehatan Revisi Buku Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Rekam Medis atau Medical Record Rumah Sakit Di Indonesia. Jakarta : UI Press

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2020 Nomor HK.01.07/MENKES/312/2020 tentang Standar Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Keputusan Menteri Kesehatan. 2022. No. 24/MENKES/2022 Tentang Rekam Medis. Jakarta

Kurnianingsih, W. (2020). Hubungan Pengetahuan Coder Dengan Keakuratan Kode Diagnosis Pasien Rawat Jalan Bpjs Berdasarkan Icd – 10 Di Rumah Sakit Nirmala Suri Sukoharjo. Jurnal Manajemen Informasi Dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), 3(1), 18–24.

Maimun, N. (2018). Pengaruh Kompetensi Coder Terhadap Keakuratan Dan Ketepatan Pengkodean Menggunakan Icd-10 Di Rumah Sakit “X” Pekanbaru Tahun 2016. Jurnal Kesmas, 1(1).

Maryati, W. (2016). Factors Affecting the Quality of Diagnosis Coding and Medical Record at Dr. Moewardi Hospital, Surakarta. Journal of Health Policy and Management, 1(2), 62–70.

Meilany, L. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Kelengkapan Dokumen Medis terhadap Ketepatan Kode Diagnosa Utama Pasien Seksio Caesarean di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 156.

Notoadmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: Andi Offset.

Notoatmodjo. (2015). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nur maimun, dkk. 2018. Pengaruh Kompetensi Coder Terhadap keakuratan dan ketepatan Pengkodean Menggunakan ICD-10 Di Rumah sakit X Pekanbaru. Jurnal Kesmas Volume 1 nomor 1.31-43

Pramono, A. E. & Nuryati. 2013. Keakuratan Kode Diagnosis Penyakit Berdasarkan ICD-10 Di Puskesmas Gondokusuman II Kota Yogyakarta. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 1(2), pp. 42–61

Ratnasari, S. L., Se, M. M., & Hartati, Y. (2019). Manajemen Kinerja Dalam

Downloads

Published

2023-11-15

How to Cite

prihantoro, andi. (2023). HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KETERAMPILAN CODER DALAM PENENTUAN KODE DIAGNOSIS DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA. Indonesian Journal of Health Information Management , 3(3). https://doi.org/10.54877/ijhim.v3i3.151

Issue

Section

Articles