Hubungan Kelengkapan Persyaratan Administrasi Klaim Rawat Inap Terhadap Persetujuan Klaim Oleh Verifikator BPJS DI RSD K. R. M. T. Wongsonegoro Kota Semarang

Authors

  • Anggraini Siti Sulandjari STIKes Mitra Husada Karanganyar

DOI:

https://doi.org/10.54877/ijhim.v6i2.182

Keywords:

Completeness of claim requirements, Claim approval.

Abstract

Abstrak

Pengisian rekam medis harus lengkap agar informasi menjadi akurat, dan informasi yang ada di dalam berkas rekam medis dapat digunakan sebagai acuan dalam proses pembuatan persyaratan klaim BPJS yang nantinya dijadikan sebagai dasar perhitungan biaya kesehatan. Tujuan dari penellitian untuk mengetahui gambaran hubungan kelengkapan persyaratan administrasi klaim rawat inap terhadap persetujuan klaim oleh verifikator BPJS. Jenis penelitian menggunakan observasi analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanya 2.811 berkas rekam medis rawat inap pasien BPJS. Sampel menggunakan rumus Slovin dan didapatkan sampel sebanyak 97. Cara pengumpulan data dengan observasi dan wawancara, dengan instrumen penelitian menggunakan checklist dan wawancara tidak tetstruktur. Hasil penelitian menunjukan  kelengkapan persyaratan administrasi klaim rawat inap dari 97 sampel didapatkan hasil lengkap sejumlah 71 (73%) dan yang tidak lengkap sejumlah 26 (27%). Persentase persetujuan klaim oleh verifikator BPJS dari 97 sampel didapatkan hasil bahwa yang disetujui sejumlah 71 (73%) dan yang pending sejumlah 26 (27%). Berdasarkan hasil chi square didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 yang berarti p-value 0,000 <0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan antara kelengkapan persyaratan administrasi klaim rawat inap terhadap persetujuan klaim oleh verifikator BPJS di RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang.

Abstract

Filling out the medical record must be complete so that the information is accurate, and the information in the medical record file can be used as a reference in the process of making BPJS claim requirements which will later be used as a basis for calculating health costs. The aim of the research is to determine the relationship between the completeness of inpatient claims administration requirements and claim approval by the BPJS verifier. This type of research uses analytical observation using a cross sectional approach. The population in this study was 2,811 inpatient medical record files for BPJS patients. The sample used the Slovin formula and a sample of 97 was obtained. The data collection method was observation and interviews, with research instruments using checklists and unstructured interviews. The research results showed that the completeness of the inpatient claims administration requirements of the 97 samples obtained complete results of 71 (73%) and incomplete results of 26 (27%). The percentage of claims approval by BPJS verifiers from 97 samples showed that 71 (73%) were approved and 26 (27%) were pending. Based on the chi square results, a p-value of 0.000 was obtained, which means a p-value of 0.000 <0.05, which means H0 is rejected and Ha is accepted, which means there is a relationship between the completeness of the inpatient claim administration requirements and claim approval by the BPJS verifier at RSD K.R.M.T. Wongsonegoro, Semarang City

 

 

References

Ariyanti, F., & Gifari, Muhammad Tijar. 2019. Analisis Persetujuan Klaim BPJS Kesehatan pada Pasien Rawat Inap. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(04), 156–166. https://doi.org/ 10.33221/jikm.v8i04.415.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2006. Pedoman Penyelenggaraan dan prosedur Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

____________________________________. 2015. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 36 Tahun 2015 Tentang Pencegahan Kecurangan (Fraud) Dalam pelaksanaan program Jaminanan Kesehatan Pada Sistem Jaminan Sosial Nasional. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Lewiani, N., Lisnawaty, & Akifah. 2016. Proses Pengelolaan Klaim Pasien BPJS Unit Rawat Inap Rumah Sakit DR.R. Ismoyo Kota Kendari Tahun 2016. J Kesimkesmas Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat), 2(6),110. article.php?article=538736%5 C&val=9109%5C &title=PROSES PENGELOLAAN KLAIM PASIEN BPJS UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT DR R ISMOYO KOTA KENDARI TAHUN 2016.

Malonda, T. D., Rattu, A. J. M., & Soleman, T. 2015. Analisis Pengajuan Klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Kesehatan di RSUD Dr . Sam Ratulangi Tondano. Jikmu, 5(5), 436–447. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jikmu/article/view/7852

Megawati, L., & Pratiwi, Rita Dian, 2016. Faktor-Faktor Penyebab Pengembalian Berkas Persyaratan Klaim BPJS Pasien Rawat Inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Vokasional, 1(1), 36. https://doi.org/10.22146/jkesvo.27476.

Mustika K., Tuty S., Tuti Hariyanto, 2020. Faktor Yang Mempengaruhi Pengembalian Administrasi Klaim BPJS Kesehatan Ditinjau Dari Syarat-Syarat Kelengkapan Administrasi Klaim. CHMK Health Journal. 4(3), 190-196. http: //cyber-chmk.net/ojs/index.php /kesehatan /article/view/827

Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rieneka Cipta.

Oktamianiza, Rahmadhani, Yulia, Y., & Putri, Helmi Mazra. 2021. Literatur Riview Tentang Faktor Penyebab Klaim Tidak Layak Bayar BPJS Kesehatan Di Rumah Sakit Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 6(1), 83–90. https://doi.org/10.52943/jipiki. v6i1.487.

Puspaningsih, M., Suryawati, C., & Arso, S. P. 2022. Evaluasi Administrasi Klaim BPJS Kesehatan Dalam Menurunkan Klaim Pending. Jurnal Ilmiah Indonesia,7(6).

Putri, A. F., & Budi, Savitri Citra. 2017. Hubungan kelengkapan persyaratan klaim terhadap persetujuan klaim oleh verifikator BPJS di RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1, 1–10. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/113474.

Tri Noviasari. 2016. Hubungan Kelengkapan Informasi Dengan Persetujuan Klaim BPJS Di RSUD Kabupaten Sukoharjo. Revista CENIC. Ciencias Biológicas, 152(3),28. https://eprints.ums.ac.id /45726/.

Undang-Undang Republik Indonesia. 2009. UU RI Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit.

______________________________. 2011. UU RI Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Valentina, & Halawa, Merlin Niat Sehati, 2018. Analisis Penyebab Unclaimed Berkas Pasien BPJS Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia (RSU IPI) Medan. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan 3(2),480–485. https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JIPIKI/ article/view/336.

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

Anggraini Siti Sulandjari. (2026). Hubungan Kelengkapan Persyaratan Administrasi Klaim Rawat Inap Terhadap Persetujuan Klaim Oleh Verifikator BPJS DI RSD K. R. M. T. Wongsonegoro Kota Semarang. Indonesian Journal of Health Information Management , 6(2). https://doi.org/10.54877/ijhim.v6i2.182

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.